Ukir Relawan TurunTangan Malang

 

Halo Para Pejuang, yah kamu pemuda yang memiliki semangat untuk berjuang membantu sesama. Turun Tangan Malang memiliki semboyan “ADANYA MASALAH BUKAN HANYA KARENA ADANYA ORANG JAHAT. TAPI JUGA ORANG BAIK YANG MEMILIH DIAM DAN MENDIAMKAN. KAMI TIDKA MAU DIAM DAN MENDIAMKAN, KAMI PILIH TURUN TANGAN”.

Sudah kenal Turun Tangan Malang belum? Nah, saat ini Turun Tangan Malang akan memperkenalkan diri terlebih dahulu, karena ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”. Ada baiknya kenalan dulu supaya nanti bisa sayang. Turun Tangan Malang lahir dari adanya permasalahan yang terlihat dari kenyataan ditengah kehidupan masyarakat. Turun Tangan Malang berdiri pada tahun 2013. Pasca konvensi pemenangan Anies Baswedan, pergerakan Turun Tangan Malang mutlak memiliki eksistensi serta esensi mewarnai kehadiran Turun Tangan sejak awal. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam project atau gerakan yang masih konsisten bergerak dalam menyelesaikan permasalahan di Malang Raya. Turun Tangan Malang terus berupaya melakukan perawatan gerakan dan pembaharuan gagasan gerakan yang menginspirasi dan bermanfaat guna jangka pendek maupun jangka panjang dengan fokusannya yakni sosial, pendidikan, budaya, dan lingkungan, yang hingga saat ini gerakan tersebut masih berjalan.

Tak terasa sudah 3 tahun Turun Tangan Malang bergerak dengan dasar kerelawanan, sehingga Turun Tangan Malang tidak menjadi penghambat atau memberatkan anggotanya. Akan tetapi Relawan itu sendiri memiliki integritas dan tanggung jawab ikut serta ambil bagian menyelesaikan permasalahan yang ada di sekitarnya. Sampai saat ini Turun Tangan Malang masih mempertahankan budaya yang sudah ada sejak pertama kali dibentuk, yakni saling mengingatkan, saling menegur dan membiasakan untuk peka terhadap sekitar. Misalnya, menegur ketika ada yang terlambat dan mengingkari janji, mengingatkan untuk selalu membuang sampah di tempatnya, membiasakan untuk memberi “tebengan” kepada anggota lain yang tidak memiliki kendaraan, dll. Kebiasaan-kebiasaan tersebut pada akhirnya sudah menjadi budaya yang melekat di Turun Tangan Malang. Sehingga hal-hal seperti itu melekat pada diri relawan dan kami mempertahankan budaya baik dari diri sendiri terlebih dahulu.

Selain itu, nyaris aktor-aktornya baik pengurus dan relawan sekarang maupun alumni Turun Tangan Malang masih terus bergerak tak jauh dari makna Turun Tangan sesungguhnya. Kemudian, Turun Tangan Malang juga dapat dikatakan sebagai inspirator bagi Turun Tangan regional lainnya, yang pada saat itu berhenti bergerak atau vakum. Sementara itu, Turun Tangan Malang telah mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan beberapa Project Nasional seperti Project Malang Kota Kita dari Yayasan Kota Kita dan Project STEM dari Turun Tangan Pusat. Adapun selain project nasional, banyak Project gerakan yang telah dilakukan Turun Tangan Malang. Sudah tahu apa saja kegiatan yang pernah dilakukan Turun Tangan Malang?

Kegiatan pertama Turun Tangan Malang adalah mengadakan acara untuk merayakan hari Ibu pada tanggal 22 Desember di Car Free Day, yaitu aksi teatrikal dan gerak bersih. Selain itu, gerakan lainnya adalah membentuk posko bantuan untuk korban erupsi gunung Kelud, dan Djadoelympic. Pada prinsipnya, jika kita mau melakukan sesuatu, lakukan saja, jangan terlalu banyak pertanyaan. Selain itu, adapun permasalahan pendidikan yang menjadi perhatian Turun Tangan Malang, sehingga terbentuklah project Ruang Sinau dan Pustaka Tamasya.

Ruang Sinau merupakan Project Turun Tangan Malang yang dilaksanakan selama 3 bulan di Sekolah-Sekolah yang membutuhkan Pengajar. Project Ruang Sinau sendiri diharapkan dapat melatih kesabaran, cara berkomunikasi dengan anak-anak, kedisiplinan Relawan, dengan adanya Ruang Sinau, Relawan juga dituntut untuk belajar lagi demi mendalami materi yang akan diajarkan kepada peserta didik.

Pustaka Tamasya merupakan gerakan yang rutin dilakukan Turun Tangan Malang, sudah 3 tahun Turun Tangan Malang melaksanakannya. Pustaka Tamasya dilakukan di Ruang Terbuka di daerah sekitar Malang. Biasanya dilaksanakan di sore hari dan akhir pekan. Pustaka Tamasya sendiri memiliki tujuan untuk mengajak masyarakat giat membaca dan menumbuhkan budaya rajin membaca. Ada bermacam-macam buku bacaan yang dipinjamkan, baik untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Di bidang Kebudayaan, Turun Tangan Malang memiliki “Jelajah Ngalam’. Apa sih Jelajah Ngalam itu? Jelajah Ngalam merupakan kegiatan yang dilakukan dengan menjelajah tempat-tempat wisata (candi, museum, dll), kuliner, pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain yang ada di Malang dengan tujuan mengenalkan kepada masyarakat tempat-tempat tersebut. Selain itu, Jelajah Ngalam juga dapat menambah wawasan tentang budaya-budaya yang belum diketahui masyarakat Malang Raya. Dengan diadakannya Jelajah Ngalam ini, Turun Tangan Malang berharap mampu melakukan mapping kebudayaan yang ada di Malang. Melalui Jelajah Ngalam ini, dapat mempererat kemistri relawan, melalui senda gurau, penugasan tim, belajar bersama. Tidak hanya itu, terkadang perbedaan pendapat pun seringkali menghiasi diskusi diantara kami, namun hal itu bukanlah penghambat berjalannya kegiatan, semua pada akhirnya mengenangnya dengan tawa dan bahagia, hingga cinlok (Cinta Lokasi) juga banyak dialami oleh Relawan.

Selain project-project dan gerakan diatas adapula yang lain diantaranya Djadoelympic, yakni kegiatan lomba permainan “jadul” atau tradisional di Indonesia, Donasi Buku, Charity untuk bencana, Bebas Sampah 2020, Resik kali di Malang, Peringatan Hari Besar Nasional, Apa Kabar Veteran, dan masih banyak lagi. Kegiatan rutin Turun Tangan Malang yang sering dilakukan juga ada diskusi malang hari ini, dan diskusi gelas kosong, dimana kegiatan ini bertujuan untuk memetakan permasalahan yang ada di Malang serta mencari solusinya.

Demikianlah sedikit cerita dari Turun Tangan Malang. Semoga sedikit cerita ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Turun Tangan Malang. Sekarang, kamu sudah kenal dan paham sebagian besar tentang Turun Tangan Malang, kini saatnya bergabung dan ikut turun tangan menyelesaikan masalah yang ada di sekitarmu. Kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Turun Tangan Malang telah di depan mata, menjadi generasi pemberi solusi bukan pemaki. Pejuang, bukan? Hadapi!

 

27.01.2017 ~ Y.S.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s